lailatul qodar

LAILATUL QADAR

A. Pengertian Lailatul Qadar
Secara terminologi Lailatul Qadar berarti malam kemuliaan yang lebik baik dari seribu bulan ( 83 tahun 4 bulan). Hal ini berdasarkan Al-Qur’an surat Al-Qadar.
Secara terminologi Lailatul Qadar terdiri dari dua suku kata, yaitu laila yang berarti malam dan Al-Qadar yang mempunyai beberapa arti, yakni:
1. At-ta’dzimi : kemuliaan
2. At-tadhyiiq : kesempitan
3. Al-Qadar : penentuan takdir, ketetapan
B. Waktu Terjadinya Lailatul Qadar
Para ulama masih berbeda pendapat mengenai turunnya Lailatul Qadar, namun mayoritas ulama meyakini bahwa Lailatul Qadar terjadi pada tanggal ganjil di sepuluh hari terakhir bulan Romadlon. Hal ini berdasarkan hadist
تحر وا (وفى روايت : التمسوا) ليلة القدر في التر من العشر الاواخر من رمضان ( رواه : بخارى وا مسلم )
Artinya : “Carilah Lailatul Qadar dimalam ganjil pada sepuluh hari terakhir bulan romadlon.”(HR.Bukhari Muslim)
Adapun hikmah disamarkanya waktu Lailatul Qadar adalah untuk mengagungkan sunnah-sunnah yang lain serta agar manusia tekun dan bersungguh-sungguh dalam mencari dan mendapatkanya.
C. Tanda-Tanda Lailatul Qadar
1. Dari Ubay, ia berkata : rosulullah SAW bersabda “pagi hari malam Lailatul Qadar, matahari terbit tidak ada sinar yang menyilaukan seperti bejana hingga meninggi. (HR.Muslim)
2. Dari Ibnu Abbas, ia berkata : Rosulullah SAW bersabda “malam Lailatul Qadar adalah malam yang indah, tidak panas, tidak juga dingin, dan keesokan harinya matahari melemah kemerah-merahan. (HR. Ath-Thalayisiy, Ibnu Khuzaimah, Al-Bazzar)
3. Air laut jernih. 4. Anjing-anjing tidak banyak menggonggong.
D. Keutamaan Lailatul Qadar
1. Malam Lailatul Qadar merupakan malam keutamaan yang khusus diberikan kepada umat Muhammad.
2. Malam diturunkanya Al-Qur’an.
3. Malam turunnya para malaikat yang jumlahnya lebih banyak dari jumlah kerikil di bumi. Mereka memberi ucapan selamat kepada orang-orang yang menghidupkan malam Lailatul Qadar dengan ibadah.
4. Diturunkanya berkah, rahmah, dan maghfiroh dan Allah SWT menerima taubat hamba-hamba-Nya.
5. Setiap amal kebajikan yang dilakukan pada malam itu bernilai pahala yang lebih banyak dibandingkan dengan waktu yang lain.
E. Menghidupkan Lailatul Qadar
1. Bersungguh-sungguh dalam menjalankan semua bentuk ibadah pada hari-hari bulan Romadlon dengan menjauhkan diri dari dosa dan maksiat.
2. Melakukan I’tikaf semampu dan sekuatnya.
3. Menghidupkan malam dengan qiyamullail, dzikir dan tilawah Al-Qur’an
4. Bershodaqoh dan berbagi rizki.
5. Memperbanyak doa dan memohon ampunan dan keselamatan dari Allah SWT.
اللهم انك عفو تحب العفو فاعف عنى
Artinya : “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dan mencintai orang yang meminta ampunan, maka ampunilah aku.”

Iklan